Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Dalam kehidupan bermasyarakat, lingkungan pergaulan memiliki peran yang sangat menentukan dalam membentuk karakter dan masa depan seseorang. Kitab Alaala memberikan panduan yang sangat praktis dan mendalam mengenai bagaimana seharusnya kita bersikap dalam lingkungan sosial dan kriteria apa yang harus digunakan dalam memilih sahabat.
Berikut adalah prinsip-prinsip etika sosial yang disarikan dari sumber tersebut:
1. Teman adalah Cerminan Karakter
Salah satu prinsip paling menarik dalam Kitab Alaala adalah cara menilai karakter seseorang melalui lingkaran pergaulannya. Disebutkan bahwa kita tidak perlu bertanya langsung tentang kelakuan seseorang, cukup tanyalah siapa temannya. Hal ini dikarenakan setiap orang secara sadar maupun tidak akan mengikuti perilaku dan kebiasaan teman dekatnya. Dengan kata lain, sahabat kita adalah cermin dari siapa kita sebenarnya.
2. Prinsip Selektivitas: Menjauh dari Keburukan, Mendekat pada Hidayah
Kitab ini memberikan instruksi yang sangat tegas dalam hal selektivitas berteman:
- Segera Menjauh dari Teman yang Buruk: Jika kita melihat seorang teman memiliki kelakuan atau sifat yang buruk, maka segeralah menjauhinya. Hal ini penting untuk memproteksi diri kita agar tidak tertular pengaruh negatifnya.
- Mencari Teman yang Membawa Hidayah: Sebaliknya, jika kita menemukan teman yang memiliki perilaku baik, maka hendaknya kita menemaninya karena ia akan membawa kita menuju petunjuk (hidayah).
3. Memilih yang Terbaik dalam Kaum
Saat kita berada dalam suatu komunitas atau kelompok besar, Kitab Alaala menyarankan agar kita tidak sembarangan memilih orang untuk dijadikan teman akrab. Instruksinya adalah: “Jika kamu berada di tengah suatu kaum, maka temanilah orang yang terbaik dari mereka”.
Kita diperingatkan untuk jangan menemani orang yang rendah budi pekertinya, karena jika kita terus bersama mereka, kita akan dianggap rendah dan ikut terseret dalam keburukan mereka. Memilih teman yang mulia akan membantu kita mempertahankan martabat dan kualitas diri di mata masyarakat dan di hadapan Allah SWT.
Penutup
Memilih teman bukan berarti kita sombong atau membeda-bedakan manusia, melainkan bentuk ikhtiar untuk menjaga hati dan agama kita. Semoga dengan mengamalkan nasihat dari Kitab Alaala ini, kita semua dikelilingi oleh sahabat-sahabat yang saling mengingatkan dalam kebaikan.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Referensi:
- Kitab Alaala, Nadhom 3, 4
- Kitab Alaala, Nadhom 20

