Senin, 12 Oktober 2026
Artikel

BALAP Ranting NU Pelem Hadirkan Semangat Berbagi di Tengah Masyarakat

PELEM, KERTOSONO — Semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama terus diwujudkan oleh Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Pelem melalui program BALAP (Bagi-Bagi Baju Layak Pakai). Sepanjang Agustus hingga September 2026, kegiatan tersebut hadir di sejumlah agenda masyarakat di wilayah Kertosono sebagai bentuk nyata kepedulian sosial sekaligus upaya memperkuat khidmah NU di tengah masyarakat.

Program BALAP dilaksanakan melalui kolaborasi antara Ranting NU Pelem, Banser, Fatayat NU, Muslimat NU, serta kader muda IPPNU. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan, karena BALAP tidak hanya menghadirkan pakaian layak pakai bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang bersama bagi berbagai unsur NU untuk terlibat langsung dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Salah satu pelaksanaan BALAP berlangsung pada Ahad, 20 September 2026, dalam rangkaian Special FunRUN yang diselenggarakan oleh FKPPI Nganjuk. Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Diponegoro, tepatnya di sekitar Tugu Pecel Pelem, Kertosono. Di tengah suasana kegiatan yang ramai, stan BALAP Ranting NU Pelem turut hadir memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh pakaian layak pakai yang telah disiapkan untuk dibagikan.

Sebelumnya, kegiatan serupa juga dilaksanakan pada Sabtu, 5 September 2026, dalam agenda bazar yang diselenggarakan oleh Kecamatan Kertosono di area Kantor Kecamatan Kertosono. Kehadiran BALAP menjadi bagian dari rangkaian kegiatan masyarakat sekaligus memperluas ruang berbagi kepada warga yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Program BALAP juga telah hadir pada Agustus 2026 dalam kegiatan bazar yang diselenggarakan oleh Desa Pelem di kawasan Air Mancur Kertosono. Pelaksanaan di tiga momentum tersebut menunjukkan bahwa gerakan berbagi yang digagas Ranting NU Pelem dapat berjalan secara fleksibel dengan mengikuti berbagai kegiatan kemasyarakatan, sekaligus membuka ruang interaksi langsung antara kader NU dan masyarakat.

Lebih dari sekadar membagikan pakaian, BALAP membawa pesan bahwa barang yang masih layak digunakan dapat kembali memberikan manfaat bagi orang lain. Gerakan sederhana tersebut sekaligus mengajak masyarakat untuk membangun kepedulian, berbagi sesuai kemampuan, dan tidak memandang nilai sebuah pemberian hanya dari sisi materi.

Kolaborasi antara Ranting NU Pelem, Banser, Fatayat, Muslimat, dan kader muda IPPNU juga memperlihatkan pentingnya kebersamaan dalam menjalankan kegiatan sosial. Keterlibatan lintas unsur tersebut menjadi modal penting dalam membangun gerakan yang dekat dengan masyarakat, sekaligus memberikan ruang bagi kader muda untuk belajar mengambil peran dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Melalui BALAP, Ranting NU Pelem berharap semangat berbagi dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari budaya masyarakat. Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada momentum bazar atau agenda tertentu, tetapi dapat berkembang menjadi gerakan sosial yang berkelanjutan dan memberikan manfaat lebih luas bagi warga yang membutuhkan.

Bagi Ranting NU Pelem, khidmah kepada masyarakat dapat dilakukan melalui berbagai cara, termasuk melalui langkah sederhana yang menghadirkan manfaat secara langsung. Semangat tersebut sejalan dengan ikhtiar Ranting NU Pelem untuk terus hadir di tengah masyarakat dengan mengedepankan kebersamaan, kepedulian, dan pelayanan sosial.

BALAP bukan sekadar bagi-bagi baju. Ia adalah ikhtiar kecil untuk mempertemukan kepedulian dengan kebutuhan, memperpanjang manfaat barang yang masih layak, dan memperkuat semangat berbagi di tengah masyarakat.

Ranting NU Pelem — Terdepan Menyenangkan.

Tinggalkan Tanggapan

Komentar Anda menunggu moderasi.