Jumat, 6 November 2026
Berita

Penyerahan Piala dan Piagam: Ranting NU Pelem Raih Juara 1 NU Award 2025 MWC NU Kertosono

Dalam agenda rutin Lailatul Ijtima MWC NU Kertosono yang diselenggarakan pada Sabtu malam Ahad, 15 Februari 2025, bertempat di Masjid Al Hidayah Ranting Mentaos Ngelawak Kertosono, berlangsung penyerahan piala dan piagam penghargaan NU Award 2025 MWC NU Kertosono. Acara yang dimulai pukul 19.30 WIB ini menjadi momen membanggakan bagi Ranting NU Pelem yang berhasil meraih prestasi tertinggi.

Ranting NU Pelem berhasil menyabet gelar juara pertama dalam ajang NU Award 2025, mengungguli Ranting NU Bangsri yang menempati posisi kedua dan Ranting NU Tanjung di posisi ketiga. Sementara untuk kategori juara harapan, secara berurutan diraih oleh Ranting NU Kutorejo, Ranting NU Lambang Kuning, dan Ranting NU Kepuh.

Piala dan piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Rais Syuriyah MWC NU Kertosono, Bapak H. Mudawim. Pencapaian ini semakin memantapkan posisi Ranting NU Pelem sebagai ranting yang memiliki slogan terdepan dan menyenangkan dalam memberikan pelayanan kepada jamaah dan masyarakat.

Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras dan dedikasi seluruh pengurus serta warga Ranting NU Pelem, termasuk berbagai banom seperti Muslimat, UPZIS, IPNU-IPPNU, dan Ansor Banser yang telah berkontribusi dalam memajukan organisasi. Semoga pencapaian ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan pengabdian kepada umat.

Lailatul Ijtima sendiri merupakan forum silaturahmi rutin pengurus MWC bersama para ranting. Selain menjadi ajang konsolidasi program, forum ini kerap dipakai untuk menyampaikan apresiasi atas kerja-kerja yang telah dilakukan ranting di wilayah masing-masing. Penyerahan penghargaan di hadapan para pengurus se-kecamatan membuat momen tersebut terasa istimewa bagi ranting penerima.

NU Award di tingkat MWC merupakan bentuk penghargaan atas kinerja dan pengabdian ranting dalam melayani jamaah — mulai dari kerapian administrasi, keaktifan kegiatan, hingga kekompakan badan otonom dan lembaga di bawahnya. Seperti disebut dalam laporan acara, kontribusi Muslimat, UPZIS, IPNU-IPPNU, hingga Ansor Banser menjadi bagian yang tak terpisahkan dari capaian ini. Artinya, piala tersebut milik seluruh warga, bukan segelintir pengurus.

Dengan predikat juara pertama ini, tantangan berikutnya adalah mempertahankannya: menjaga tertib administrasi, merawat kegiatan rutin seperti khotmil quran dan pengajian, serta terus hadir dalam agenda-agenda MWC. Sesuai slogannya, Ranting NU Pelem ingin tetap menjadi ranting yang terdepan dan menyenangkan dalam melayani jamaah dan masyarakat.

Tinggalkan Tanggapan

Komentar Anda menunggu moderasi.